Renungan Hari Ini

Yohanes 14:15-31
Senin, Agustus 10, 2020
Sel, Jul 22, 2014

PERJUMPAAN YANG MEMULIHKAN (2)

Keluaran 4:1-17:0 by Pdt. Heru Tri Budiyanto S.PAK
Lalu sahut Musa: "Bagaimana jika mereka tidak percaya kepadaku dan tidak mendengarkan perkataanku, melainkan berkata: TUHAN tidak menampakkan diri kepadamu?" (ayat 1)

Selain bingung dengan dirinya dan dengan Penciptanya, ciri lain pribadi yang terpecah dapat kita pelajari lagi dari sosok Musa dari Nats Alkitab kita hari ini.

Apa kata orang kepadaku

Bagi Musa penilaian dan reaksi orang lain terhadap dirinya sangatlah penting untuk menilai dirinya sehingga Musa berkata kepada Tuhan seperti ini: "Bagaimana jika mereka tidak percaya kepadaku dan tidak mendengarkan perkataanku, melainkan berkata: TUHAN tidak menampakkan diri kepadamu?" (ayat 1).

Tuhan kemudian berkata, “Apa yang di tanganmu itu?” Tuhan mengarahkan Musa untuk mulai menyadari, bahwa ia punya sesuatu yang bisa diberkati Tuhan, sesuatu untuk melakukan pekerjaan Allah yang besar. Sesuatu yang di tangan Musa itu adalah tongkat yang setiap hari dia pegang dan dia pakai untuk bekerja menggembalakan domba.

Ketika kita menilai diri kita berdasarkan apa kata orang, bagaimana ia menilai dan bereaksi, maka konsep diri kita akan terbentuk secara negatif. Tetapi Tuhan berkata, bahwa apa yang ada pada kita saat ini – tidak peduli bagaimana orang lain menilai dan bereaksi – kalau kita persembahkan kepada Tuhan, Ia bisa memberkatinya dan mengubahnya menjadi sesuatu yang luar biasa.

Aku tidak pandai bicara

Pribadi yang terpecah seperti Musa kecenderungannya hanya melihat sisi negatif dari dirinya, maka ia kemudian berkata Tuhan: "Ah, Tuhan, aku ini tidak pandai bicara, dahulu pun tidak dan sejak Engkau berfirman kepada hamba-Mu pun tidak, sebab aku berat mulut dan berat lidah.

Tuhan kemudian menegaskan kepada Musa, bahwa Dialah yang menciptakan lidah. Jadi tidak masalah bagi Tuhan, entah Musa pandai bicara atau sulit bicara. Ketika Tuhan memilih dan memanggil seseorang, Tuhan mampu merubah orang itu agar sanggup memenuhi panggilan-Nya.

Fokus pada kekurangan dan kelemahan adalah ciri orang yang pribadinya terpecah, Tuhan datang dalam hidup seseorang untuk mengubah fokus yang salah tersebut sehingga kita bisa melihat, bahwa di dalam Tuhan, kelemahan justru menjadi kesempatan untuk menikmati kasih karunia dan kuasa-Nya yang besar.  (htb/IV/2014)

 

Di dalam Tuhan, kelemahan justru menjadi kesempatan untuk menikmati kasih karunia dan kuasa-Nya yang besar

Powered by: truthengaged

Renungan Kirbat

About this series

Edisi IV 2014
Text: Hakim_Hakim 6:11-24:0
Sab, Jul 26, 2014
Text: Kolose 3:5-17:0
Jum, Jul 25, 2014
Text: Kolose 3:5-17:0
Kam, Jul 24, 2014
Now playing
PERJUMPAAN YANG MEMULIHKAN (2)
Text: Keluaran 4:1-17:0
Sel, Jul 22, 2014
Text: Kolose 1:15-23:0
Sen, Jul 21, 2014
Text: Filipi
Sab, Jul 19, 2014
Text: Keluaran 3:1-20:0
Jum, Jul 18, 2014

Menjadi Mitra Kami

Menjadi Mitra Kirbat Baru dalam menggenapi panggilan Tuhan untuk menjadi berkat bagi Indonesia.

Tentang Kirbat Baru

Kirbat Baru merupakan pelayanan literatur berupa renungan dan jurnal rohani dwi-bulanan yang dikemas secara tematik untuk memudahkan orang percaya fokus bertumbuh dalam setiap area kehidupan secara progresif. Lembar catatan dan pokok doa menjadikan Kirbat Baru sebagai jurnal rohani untuk orang percaya dalam mengevaluasi perjalanan rohaninya.

kirbatbaru-home