Renungan Hari Ini

Yohanes 14:15-31
Senin, Agustus 10, 2020
Sel, Nov 27, 2018

HAMBA YANG BAIK

Matius 25:14-30 by Martisto Satyanaraghana
Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu. (ayat 21)
Series:VI/2018 - Kapasitas

 

Hari ini mari kita melihat beberapa hal yang dapat kita pelajari untuk mengembangkan kapasitas kita dari hamba yang baik pada perumpaan Yesus tentang talenta.

Mengenali diri sendiri

Untuk mengerti rancangan Tuhan dan mengembangkan kapasitas kita, hal yang pertama yang perlu kita ketahui adalah mengenali diri sendiri. Hamba yang baik dalam perumpamaan talenta, memahami baik talenta yang dipercayakan maupun dirinya sendiri. Di dalam hidup ini TUHAN memberikan kepada kita kepribadian, bakat, keahlian, passion, karunia roh, keluarga, pengalaman dan berbagai peristiwa yang unik bukan hanya supaya kita semakin mengenal Dia namun juga supaya kita dapat mengenali pribadi kita sendiri sebagaimana yang Dia rancangkan.

Berjalan dalam talenta yang TUHAN percayakan

Setelah mengenali diri kita sendiri dengan talenta yang TUHAN percayakan maka langkah berikutnya adalah mengusahakan talenta tersebut dalam kehidupan kita. Pada ayat 16-17 kedua hamba yang baik di dalam perumpaan itu, segera bergerak setelah menerima talenta yang dipercayakan oleh tuannya. Hal yang kita perlukan saat ini adalah melihat apa yang TUHAN percayakan dalam hidup kita? Sudahkah kita mengembangkan bakat kita? Adakah kita melayani dengan karunia rohani kita? Sudahkah kita mengelola harta dengan benar dan menjadi berkat bagi sesama? Bijaksanakah kita mempergunakan waktu? Apakah kita membawa keluarga kita pada Tuhan?

Memahami hidup itu adalah tanggung jawab

Hamba yang baik itu memahami sepenuhnya bahwa saat sang tuan kembali mereka harus mempertanggung jawabkan talenta yang dipercayakan pada mereka (ay 19). Kita pun harus menyadari hidup ini adalah tanggung jawab. Setiap sumber daya yang dipercayakan pada kita sesungguhnya bukanlah milik kita sendiri melainkan milik Allah. Kita hanyalah penatalayan yang dipercaya untuk mengusahakannya. Ketika menyadari hal ini kita tidak akan menggunakan sumber daya itu dengan sia-sia dan juga tidak akan menguasainya seakan-akan itu milik kita dan karena usaha kita. Sebaliknya kita akan mengusahakannya dengan sungguh-sungguh sebagai dedikasi kasih kita kepada TUHAN agar semua itu akan mempermuliakan nama-Nya. (MSN/KB/VI/2018)        

begitu banyak sumber daya yang TUHAN percayakan, tapi sudahkah semua itu kita usahakan untuk kemuliaan bagi Dia?

Powered by: truthengaged

Renungan Kirbat

About this series

VI/2018 - Kapasitas
Text: Matius 25:14-30
Jum, Nov 30, 2018
Now playing
HAMBA YANG BAIK
Text: Matius 25:14-30
Sel, Nov 27, 2018

Menjadi Mitra Kami

Menjadi Mitra Kirbat Baru dalam menggenapi panggilan Tuhan untuk menjadi berkat bagi Indonesia.

Tentang Kirbat Baru

Kirbat Baru merupakan pelayanan literatur berupa renungan dan jurnal rohani dwi-bulanan yang dikemas secara tematik untuk memudahkan orang percaya fokus bertumbuh dalam setiap area kehidupan secara progresif. Lembar catatan dan pokok doa menjadikan Kirbat Baru sebagai jurnal rohani untuk orang percaya dalam mengevaluasi perjalanan rohaninya.

kirbatbaru-home