Renungan Hari Ini

Yohanes 14:15-31
Senin, Agustus 10, 2020
Jum, Nov 30, 2018

KRITERIA PENATALAYAN YANG BERKENAN

Matius 25:14-30 by Martisto Satyanaraghana
Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia, engkau telah setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu. (ayat 23)
Series:VI/2018 - Kapasitas

 

Kita telah belajar beberapa hal dari perikop ini, sekarang kita fokus tentang kriteria yang diperlukan untuk menjadi penatalayan yang berkenan di hadapan TUHAN sehingga kapasitas kita terus ditambahkan

Baik

Kriteria pertama yang mendapat pujian adalah “baik” (ay 23), kata Yunani yang dipergunakan adalah agathos yang mengandung arti melakukan dengan sangat baik dan bermanfaat. Sebaliknya sang tuan dalam perumpamaan menggunakan kata “jahat” sebagai lawan kata dari baik (ay 26) yang mengandung arti buruk, mengganggu dan menyulitkan.

Agar kapasitas kita terus bertambah kita harus memiliki sikap yang benar untuk segala sesuatu yang Tuhan percayakan dalam hidup kita, baik harta, bakat, waktu, kesempatan, keluarga, pekerjaan, pelayan dan sebagainya. Sikap yang benar itu ialah melakukan sebaik mungkin apa yang dipercayakan sehingga bermanfaat untuk diri kita, orang lain, terlebih untuk kemuliaan nama Tuhan. Jika kita tidak melakukannya dengan baik, berarti kita melakukannya dengan jahat atau buruk di mata Tuhan.

Setia

Kriteria berikutnya adalah “setia”, kata Yunani yang dipakai adalah pistos yang mengandung arti setia, dapat diandalkan dan dapat dipercaya. Sedangkan lawan kata yang dipakai adalah malas (ay 26). Sangat jelas bahwa orang yang malas tidak akan berkembang dalam kehidupannya dan jika dia dipercayakan suatu tugas, besar kemungkinan orang malas tidak akan menyelesaikannya dengan baik seperti yang diharapkan.

Sikap orang yang setia dapat diandalkan dan dapat dipercaya. Orang akan senang memberikan tugas kepada orang seperti ini karena yakin ia akan bertanggung jawab menyelesaikan tugasnya. Orang seperti ini juga akan terus berkembang kapasitasnya karena semakin ahli dalam melakukan tugas-tugas yang dipercayakan padanya, sebaliknya orang yang malas hidupnya akan stagnan bahkan mengalami kemunduran karena sumber daya yang ada akan kehilangan nilainya seiring waktu.

Milikilah sikap yang baik dan setia di hadapan Tuhan, dan terus minta tuntunan Roh Kudus serta membangun kedisiplinan agar sifat tersebut semakin nyata dalam hidup kita. (MSN/KB/VI/2018)        

jika kita tidak melakukannya dengan baik, berarti kita melakukannya dengan jahat atau buruk dimata Tuhan.

Powered by: truthengaged

Renungan Kirbat

About this series

VI/2018 - Kapasitas
Now playing
KRITERIA PENATALAYAN YANG BERKENAN
Text: Matius 25:14-30
Jum, Nov 30, 2018
Text: Matius 25:14-30
Sel, Nov 27, 2018

Menjadi Mitra Kami

Menjadi Mitra Kirbat Baru dalam menggenapi panggilan Tuhan untuk menjadi berkat bagi Indonesia.

Tentang Kirbat Baru

Kirbat Baru merupakan pelayanan literatur berupa renungan dan jurnal rohani dwi-bulanan yang dikemas secara tematik untuk memudahkan orang percaya fokus bertumbuh dalam setiap area kehidupan secara progresif. Lembar catatan dan pokok doa menjadikan Kirbat Baru sebagai jurnal rohani untuk orang percaya dalam mengevaluasi perjalanan rohaninya.

kirbatbaru-home