Renungan Hari Ini

Yohanes 14:15-31
Senin, Agustus 10, 2020
Rab, Jul 04, 2018

PERKARA YANG DIBENCI TUHAN (2)

Amsal 6:16-19 by Pdt. Heru Tri Budiyanto S.PAK
hati yang membuat rencana-rencana yang jahat, kaki yang segera lari menuju kejahatan, seorang saksi dusta yang menyembur-nyemburkan kebohongan dan yang menimbulkan pertengkaran saudara (Amsal 6:18-19)
Series:IV/2018 - Kekudusan

 

            Kemarin kita sudah membahas tiga hal yang dibenci Allah, yaitu: mata sombong, lidah dusta dan tangan yang menumpahkan darah. Hari ini kita akan lihat empat hal lainnya.

Hati yang membuat rencana jahat

Amsal 4:23 mengingatkan kita, “Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.” Maka kita harus selalu waspada supaya hati kita tidak menjadi pabrik penghasil kejahatan. Allah tidak hanya benci dengan perbuatan jahat manusia, tetapi juga rencana jahat di hatinya. Sebab dari hati yang jahat akan menghasilkan perbuatan jahat. Yakobus 3:16 menulis, “Sebab di mana ada iri hati dan mementingkan diri sendiri di situ ada kekacauan dan segala macam perbuatan jahat.”

Kaki yang segera lari menuju kejahatan. Ada dua pilihan bagi kita mau melangkah kemana: melangkahkan kaki menuju damai sejahtera (Lukas 1:79) atau melangkahkan kaki menuju kejahatan (Amsal 1:16). Kedua pilihan itu ada pada diri kita sendiri. Langkah kaki yang menuju damai sejahtera berasal dari hati yang benar yang berisi benih-benih firman Allah dan kebaikan Ilahi serta dipimpin Roh Kudus, sementara langkah kaki menuju kejahatan tidak terlepas dari hati orang yang dipenuhi oleh benih-benih yang jahat dan keinginan daging.

Saksi dusta. Saksi dusta berarti digambarkan oleh Amsal ini sebagai orang yang menyembur-nyemburkan kebohongan. Salah satu dari sepuluh perintah Allah yang harus dipatuhi oleh seluruh umat adalah “Jangan kamu mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu.” (Kel. 20:16). Gosip, fitnah dan saksi dusta yang menyemburkan kebohoongan disana-sini sangatlah berbahaya dan menjadi racun bagi persekutuan, keluarga dan gereja. Saksi dusta dibenci Allah karena dalam kekudusan-Nya Allah telah menetapkan umat-Nya untuk menjadi saksi kebenaran.

Menimbulkan pertengkaran saudara. Bapa Surgawi membenci pertengkaran dan orang yang menyebabkannya sebab Ia menyukai kesatuan dan kerukunan (Mazmur 133:1-3). Yesus mengajarkan, bahwa orang yang membawa damai akan disebut sebagai anak-anak Allah (Matius 5:9).

Jadi, kalau kita sungguh-sungguh mengasihi dan menghormati Allah, maka kita akan membenci apa yang dibenci Allah. Kita akan menghindari hal-hal yang dibenci Allah. (HTB/KB/IV/2018)

kalau kita sungguh-sungguh mengasihi dan menghormati Allah, maka kita akan membenci apa yang dibenci Allah

Powered by: truthengaged

Renungan Kirbat

About this series

IV/2018 - Kekudusan
Text: Roma 5:1-11
Min, Agu 05, 2018
Now playing
PERKARA YANG DIBENCI TUHAN (2)
Text: Amsal 6:16-19
Rab, Jul 04, 2018

Menjadi Mitra Kami

Menjadi Mitra Kirbat Baru dalam menggenapi panggilan Tuhan untuk menjadi berkat bagi Indonesia.

Tentang Kirbat Baru

Kirbat Baru merupakan pelayanan literatur berupa renungan dan jurnal rohani dwi-bulanan yang dikemas secara tematik untuk memudahkan orang percaya fokus bertumbuh dalam setiap area kehidupan secara progresif. Lembar catatan dan pokok doa menjadikan Kirbat Baru sebagai jurnal rohani untuk orang percaya dalam mengevaluasi perjalanan rohaninya.

kirbatbaru-home