Renungan Hari Ini

Yohanes 14:15-31
Senin, Agustus 10, 2020
Sel, Okt 15, 2019

AKU LEMAH, KUASANYA BEKERJA

2_Korintus 12:6-19 by Setiyadi Sudarmanto
Tetapi jawab Tuhan kepadaku: "Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna." Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku. (2 Korintus 12:9)
Series:V/2019

 

Tawar hati adalah musuh seorang anak Tuhan. Karena tawar hati akan meniadakan kasih, sukacita, dan damai sejahtera yang terpancar sehari-hari. Hidup menjadi datar dan akan mengalir begitu saja tanpa semangat dan harapan. Ketawaran hati dapat dimulai dari kejenuhan hati karena gagal mendapatkan sesuatu yang diinginkannya. Pada akhirnya seseorang akan merasa diabaikan dan tidak menjadi penting.

Namun Paulus mengetahui perangkap iblis tersebut. Meski sudah tiga kali memohon kuasa Allah untuk menyembuhkan penyakitnya, dengan jelas Allah menolaknya. Penyakit kusta, lumpuh, gila yang diderita orang-orang berhasil disembuhkan oleh Paulus. Betapa istimewanya Paulus sebagai pekerja-Nya. Namun kini, Paulus menemukan dirinya tertawan oleh duri yang menusuk dagingnya. Tuhan membiarkan duri itu tertancap didalam tubuhnya. Paulus tidak berontak, tidak patah hati, tidak juga bertanya apa maksud Tuhan terhadap hidupnya. Seperti apakah Paulus memahami maksud Tuhan dalam kehidupan pelayanannya?

1.   Paulus sadar bahwa kuasa Tuhan akan dahsyat bekerja didalam pelayanannya jika ia fokus berharap pekerjaan kuasa Allah melakukan sepenuhnya. Kuasa-Nya yang semakin sempurna telah menjadi kekuatan Paulus. Bukan karena kecerdasan orasinya, bukan juga karena wibawanya, atau perhitungan logikanya, tetapi semakin kecil kemampuan Paulus menjadikan kuasa-Nya bekerja sempurna.

2.   Sikap merendahkan diri dengan berbagai kekurangan yang dimiliki, Paulus merebut kuasa Kristus untuk melindungi segenap pelayanannya. Paulus tidak meng-klaim keberhasilan sebelumnya akan menjamin pelayanannya selanjutnya, tetapi pengakuan sebagai pelayan yang tidak punya kemampuan menjadi jaminan keberhasilan itu sendiri.

3.   Paulus sadar akan kasih karunia-Nya yang terus bekerja didalam hidupnya. Dia mengetahui pasti bahwa kasih karunia Allah itulah yang menutupi ketidak-sempurnaan pelayanan yang dilakukannya. Dan Paulus mengandalkannya.

Adakah kita selaku orang percaya bisa berbangga dengan kekurang-sempurnaan hidup kita? Masihkah kita tetap mau memberi diri melayani Tuhan setelah sadar bahwa kita tidak sempurna? Kekurangan dan kelemahan mana yang akan menghalangi kita melayani Tuhan ketika kita mengharapkan kasih karunia-Nya bekerja dalam hidup kita? Tuhan menjamin hidup orang-orang yang tunduk dibawah kepemimpinan Ilahi. (STD/KB/V/2019)

Masihkah kita tetap mau memberi diri melayani Tuhan setelah sadar bahwa kita tidak sempurna?

Powered by: truthengaged

Renungan Kirbat

About this series

V/2019
Text: 1_Raja_Raja 11:1-13
Sab, Okt 19, 2019
Text: 1_Raja_Raja 1:1-27
Jum, Okt 18, 2019
Text: 2_Raja_Raja 13:14-21
Kam, Okt 17, 2019
Text: 2_Raja_Raja 10:18-36
Rab, Okt 16, 2019
Now playing
AKU LEMAH, KUASANYA BEKERJA
Text: 2_Korintus 12:6-19
Sel, Okt 15, 2019
Text: 2_Korintus 12:6-10
Sen, Okt 14, 2019
Text: 2 Samuel 15:1-12
Min, Okt 13, 2019

Menjadi Mitra Kami

Menjadi Mitra Kirbat Baru dalam menggenapi panggilan Tuhan untuk menjadi berkat bagi Indonesia.

Tentang Kirbat Baru

Kirbat Baru merupakan pelayanan literatur berupa renungan dan jurnal rohani dwi-bulanan yang dikemas secara tematik untuk memudahkan orang percaya fokus bertumbuh dalam setiap area kehidupan secara progresif. Lembar catatan dan pokok doa menjadikan Kirbat Baru sebagai jurnal rohani untuk orang percaya dalam mengevaluasi perjalanan rohaninya.

kirbatbaru-home