Renungan Hari Ini

Kisah_Para_Rasul 16:13-18
Jumat, Oktober 02, 2020
Kam, Agu 08, 2019

SURAT PUJIAN

Roma 16:1-2 by Pdt. Heru Tri Budiyanto S.PAK
Aku meminta perhatianmu terhadap Febe, saudari kita yang melayani jemaat di Kengkrea, supaya kamu menyambut dia dalam Tuhan, sebagaimana seharusnya bagi orang-orang kudus, dan berikanlah kepadanya bantuan bila diperlukannya. Sebab ia sendiri telah memberikan bantuan kepada banyak orang, juga kepadaku sendiri. (Roma 16:1-2)
Series:IV/2019

 

            Ketika kita melamar pekerjaan di sebuah perusahaan atau lembaga tertentu, biasanya kita tidak hanya membawa surat lamaran tetapi kita lampirkan beberapa surat yang kita anggap bisa menjadi ‘daya tarik’ kita. Selain ijazah dan sertifikat biasanya kita melampirkan surat pengalaman kerja. Isi surat pengalaman kerja merupakan rekomendasi tentang pengalaman, kemampuan dan kapasitas kita.

            Demikian juga ketika kita ingin bertemu seseorang yang belum kita kenal – untuk suatu urusan yang penting – maka kita membawa memo atau surat rekomendasi dari seseorang yang dikenal orang yang akan kita temui tersebut.

            Surat yang bersifat rekomendasi tersebut ternyata di jaman dahulu sudah biasa diberlakukan. Orang-orang Romawi mengenalnya sebagai ‘sustatikai epistolai,’ artinya surat pujian atau perkenalan.

            Surat semacam itulah yang diberikan Paulus kepada Febe untuk memperkenalkan Febe kepada jemaat Roma. Febe datang dari Kengkrea sebuah pelabuhan di Korintus. Walaupun ia melakukan pekerjaan pelayanan di jemaat, namun Febe tidak menduduki suatu jabatan tertentu dalam jemaat. Hal itu mengingat pada permulaan gereja yang masih banyak dipengaruhi budaya Yahudi, pekerjaan perempuan belum begitu dihargai. Padahal perempuan memiliki peranan yang besar dalam pelayanan pelawatan orang sakit, membagikan makanan kepada orang miskin dsb.

            Dengan surat pujiannya Paulus berharap Febe mendapatkan perhatian yang semestinya dari jemaat Roma. Dalam otoritasnya sebagai rasul Yesus Kristus Paulus meminta jemaat Roma untuk menerima Febe sebagaimana seharusnya umat Allah saling menerima satu sama lain. Sebab sesungguhnya tidak ada orang asing dalam keluarga Allah dan tidak perlu ada perkenalan formal diantara orang-orang Kristen karena mereka bersaudara dengan satu Bapa.

            Dari surat pujian yang diberikan Paulus ini kita bisa belajar beberapa hal: Pertama, kita harus belajar untuk saling menerima sebagai saudara di dalam Kristus; Kedua, kita berterima kasih kepada seseorang yang memberikan surat pujian kepada kita sehingga kita mendapatkan kesempatan yang baik dalam hidup kita. Kita ‘berhutang’ kepada orang-orang yang telah merekomendasikan kesempatan/pekerjaan kepada kita; Ketiga, kita bisa membuka jalan bagi saudara yang lain dengan surat pujian kita. (HTB/KB/IV/2019)

kita berterima kasih kepada seseorang yang memberikan surat pujian kepada kita sehingga kita mendapatkan kesempatan yang baik dalam hidup kita

Powered by: truthengaged

Renungan Kirbat

About this series

IV/2019
Text: Titus 2:11-15
Sab, Agu 31, 2019
Text: Lukas 10:25-35
Jum, Agu 30, 2019
Text: Ayub 2:1-13
Kam, Agu 29, 2019
Text: Kisah_Para_Rasul 27:21-26
Rab, Agu 28, 2019
Text: Kisah_Para_Rasul 27:11-30
Sel, Agu 27, 2019
Text: Kisah_Para_Rasul 6:1-7
Sen, Agu 26, 2019
Text: Kisah_Para_Rasul 4:32-37
Min, Agu 25, 2019

Menjadi Mitra Kami

Menjadi Mitra Kirbat Baru dalam menggenapi panggilan Tuhan untuk menjadi berkat bagi Indonesia.

Tentang Kirbat Baru

Kirbat Baru merupakan pelayanan literatur berupa renungan dan jurnal rohani dwi-bulanan yang dikemas secara tematik untuk memudahkan orang percaya fokus bertumbuh dalam setiap area kehidupan secara progresif. Lembar catatan dan pokok doa menjadikan Kirbat Baru sebagai jurnal rohani untuk orang percaya dalam mengevaluasi perjalanan rohaninya.

kirbatbaru-home