Renungan Hari Ini

1_Timotius 6:11-21
Senin, Juni 21, 2021
Kam, Nov 26, 2020

HIDUP OLEH ROH

Roma 8:1-17 by Pdt. Heru Tri Budiyanto S.PAK
Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus. Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut. (Roma 8:1-2)
Series:Nov 2020

 

      Ada dua kata yang disebut berulang-ulang di pasal ini, yaitu: daging (sarx) dan roh (pneuma). Kita akan sulit memahami bagian ini kecuali kita mengerti alasan Paulus memakai kata-kata ini.

      Sarx secara harfiah berarti daging. Paulus memakai kata ini tidak dalam pengertian tubuh, tetapi tentang tabiat manusia yang mudah jatuh dalam dosa atau bagian diri manusia yang menjadi pangkal dosa. Kedagingan adalah tabiat manusia berdosa dan kelemahannya, terpisah dari Kristus dan segala sesuatu yang mengikat manusia kepada dunia serta terlepas dari Allah. Kedagingan adalah bagian yang rendah dari tabiat manusia.

      Hidup menurut daging berarti kehidupan yang dikuasai keinginan dari tabiat manusia berdosa menggantikan kehidupan yang dikuasai oleh kasih Allah. Kedagingan bukan semata-mata hal jasmani, tetapi merupakan hal rohani. Paulus mendaftar perbuatan daging sbb: percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. (Gal. 5:19-21).

      Pneuma (Yunani), kata ini mempunyai latar belakang yang jelas di Perjanjian Lama. Bahasa Ibraninya ‘ruach’. Pneuma atau ruach tidak hanya berarti roh, tetapi juga angin. Di dalamnya memiliki pengertian tentang kuasa (seperti kuasa yang dahsyat dari angin). Dalam Perjanjian Lama kata ruach selalu dipakai untuk sesuatu yang melebihi manusia. Paulus dalam Perjanjian Baru memakai pneuma untuk menyatakan kuasa Ilahi.

      Dalam saat tertentu dimana orang Kristen berada dalam keadaan kemanusiaannya yang dikuasai dosa, hukum Taurat menjadi sesuatu yang sepertinya mendorong perbuatan dosa, karena ia akan semakin kelihatan buruk dan frustasi tanpa daya menghadapi kekuatan dosa. Tetapi sebagai orang yang di dalam Kristus, kekuatan Roh Kudus akan muncul dalam diri untuk mengalami kemenangan atas dosa.

      Orang yang dikuasai keinginan daging memiliki hukum kehidupan yang berpusat pada diri sendiri dan dikendalikan tabiat yang berdosa. Sementara orang yang dikuasai keinginan Roh baginya berlaku hukum kehidupan yang berpusat pada keinginan Kristus, dikendalikan Roh Allah dan diarahkan kepada pribadi Allah. (HTB/KB/11/20)

Sebagai orang yang di dalam Kristus, kekuatan Roh Kudus akan muncul dalam diri untuk mengalami kemenangan atas dosa

Powered by: truthengaged

Menjadi Mitra Kami

Menjadi Mitra Kirbat Baru dalam menggenapi panggilan Tuhan untuk menjadi berkat bagi Indonesia.

Tentang Kirbat Baru

Kirbat Baru merupakan pelayanan literatur berupa renungan dan jurnal rohani dwi-bulanan yang dikemas secara tematik untuk memudahkan orang percaya fokus bertumbuh dalam setiap area kehidupan secara progresif. Lembar catatan dan pokok doa menjadikan Kirbat Baru sebagai jurnal rohani untuk orang percaya dalam mengevaluasi perjalanan rohaninya.

kirbatbaru-home