Renungan Hari Ini

1_Timotius 6:11-21
Senin, Juni 21, 2021
Jum, Okt 09, 2020

MENERIMA KEPASTIAN

Kisah_Para_Rasul 19:1-12 by Pdt. Heru Tri Budiyanto S.PAK
Kata Paulus: "Baptisan Yohanes adalah pembaptisan orang yang telah bertobat, dan ia berkata kepada orang banyak, bahwa mereka harus percaya kepada Dia yang datang kemudian dari padanya, yaitu Yesus." (ayat 4)
Series:Okt 2020

 

Pernahkah Anda mendengar istilah Kristen KTP? Ada banyak orang yang beragama Kristen tetapi tidak paham tentang Injil dan tidak mengalami kelahiran kembali secara rohani. Sebagaimana Priskila dan Akwila di pasal 18 bertemu Apolos yang fasih mengajar tentang Yesus tetapi hanya tahu tentang baptisan Yohanes, demikian juga Paulus di pasal 19 ini bertemu dengan orang-orang yang hanya tahu baptisan Yohanes tetapi tidak tahu tentang Roh Kudus. Orang-orang ini sudah memiliki pengetahuan tentang iman Kristen menurut Perjanjian Lama, tetapi belum memiliki relasi pribadi dengan Sang Mesias. Baptisan mereka baru baptisan Yohanes, yaitu baptisan pertobatan karena kesadaran umum akan dosa.

Orang-orang yang dijumpai Paulus di pedalaman ini belum menerima Roh Kudus. Padahal Roh Kuduslah yang melahirkan kembali seseorang menjadi milik Kristus. Maka, Paulus kemudian mengajarkan kebenaran Injil kepada mereka dan mereka menjadi percaya kepada Yesus Kristus, memberi diri dibaptis dalam nama Tuhan Yesus dan diteguhkan dengan karunia berbahasa roh dan karunia bernubuat.

Ada dua belas orang yang telah diselamatkan dan menjadi murid-murid Kristus. Tetapi bukan berarti pelayanan Paulus di Efesus berjalan mulus, ada beberapa orang yang tetap mengeraskan hati dan menjelek-jelekkan kekristenan di depan banyak orang walaupun pelayanan Paulus disertai tanda-tanda mukjizat yang luar biasa (ay. 11-12).

Dari kisah ini kita bisa belajar beberapa hal penting tentang kehidupan Kristen: Pertama, kita perlu belajar memiliki kepekaan seperti yang dimiliki Paulus serta Priskila dan Akwila, untuk memastikan orang-orang yang kita layani sudah menerima kepastian keselamatan sejati di dalam Yesus atau belum. Keaktifan dalam kegiatan gereja atau pengetahuan yang luas tentang isi Kitab Suci tidak menjamin bahwa hidupnya sudah dilahirkan kembali oleh Roh Kudus.

Kedua, setiap orang Kristen harus memiliki pengalaman bagaimana dijamah dan dilahirkan kembali oleh Roh Kudus serta hubungan secara pribadi dengan Yesus sebagai Juru Selamat dan Tuhannya. Karena kekristenan itu bukan sekedar ilmu dan ritual agama, tetapi hubungan dan pengalaman pribadi dengan Yesus sebagai Juru Selamat dan Tuhan. (HTB/KB/OKT/2020)

Kekristenan itu bukan sekedar ilmu dan ritual agama, tetapi hubungan dan pengalaman pribadi dengan Yesus

Powered by: truthengaged

Renungan Kirbat

About this series

Okt 2020
Text: Kisah_Para_Rasul 23:23-35
Rab, Okt 21, 2020
Text: Kisah_Para_Rasul 23:12-22
Sel, Okt 20, 2020
Text: Kisah_Para_Rasul 23:1-11
Sen, Okt 19, 2020
Text: Kisah_Para_Rasul 22:23-30
Min, Okt 18, 2020
Text: Kisah_Para_Rasul 21:37-22:22
Sab, Okt 17, 2020
Text: Kisah_Para_Rasul 21:27-36
Jum, Okt 16, 2020
Text: Kisah_Para_Rasul 21:15-26
Kam, Okt 15, 2020

seko-pemulih

Menjadi Mitra Kami

Menjadi Mitra Kirbat Baru dalam menggenapi panggilan Tuhan untuk menjadi berkat bagi Indonesia.

Tentang Kirbat Baru

Kirbat Baru merupakan pelayanan literatur berupa renungan dan jurnal rohani dwi-bulanan yang dikemas secara tematik untuk memudahkan orang percaya fokus bertumbuh dalam setiap area kehidupan secara progresif. Lembar catatan dan pokok doa menjadikan Kirbat Baru sebagai jurnal rohani untuk orang percaya dalam mengevaluasi perjalanan rohaninya.

kirbatbaru-home