Renungan Hari Ini

Yohanes 14:15-31
Senin, Agustus 10, 2020
Jum, Jul 31, 2020

MENGAPA MEREKA MENOLAK?

Yohanes 11:45-57 by Pdt. Heru Tri Budiyanto S.PAK
Lalu imam-imam kepala dan orang-orang Farisi memanggil Mahkamah Agama untuk berkumpul dan mereka berkata: "Apakah yang harus kita buat? Sebab orang itu membuat banyak mujizat. (ayat 47)
Series:Juli 2020

 

            Kalau ada orang yang berbuat baik kemudian ditolak banyak orang, apa tanggapan Anda? Kita pasti geram dan berkata, “Memang orang tidak tahu diri.” Tetapi inilah yang dialami Yesus setelah Dia membangkitkan Lazarus dari kematian. Penolakan terhadap Yesus tersebut mengajarkan kepada kita tiga hal penting:

Mujizat tidak menjamin orang bertobat

Yesus melakukan mujijat yang luar biasa dengan membangkitkan Lazarus yang sudah mati empat hari. Memang ada yang menjadi percaya, tetapi sebagian lainnya terutama orang-orang Farisi dan imam-imam kepala justru semakin membenci Yesus. Ternyata mujizat luar biasa yang dilakukan Yesus tidak membuat orang lantas bertobat. Mereka tetap mengeraskan hatinya.

Kebencian menutup hati terhadap kebenaran

            Di balik kebencian para tokoh agama terhadap Yesus ternyata sebenarnya mereka ada ketakutan kalau umat menjadi percaya bahwa Yesus adalah Mesias dan akhirnya meninggalkan mereka dan mengikuti Yesus. Kebencian telah menutup hatinya terhadap kebenaran. Mereka menolak kebenaran bukan karena kebenaran itu salah tetapi karena kebenaran itu akan merebut harga diri dan kepentingannya. Ini menjadi peringatan bagi para hamba Tuhan dan pemimpin, hati-hati terhadap jabatan. Kalau kita menganggap jabatan sebagai kesempatan untuk memperkaya diri dan memuaskan ego maka kita akan mudah cemburu dengan orang lain yang lebih baik dari kita.

Jabatan rohani tidak menjamin kesempurnaan orang

          Imam Besar Kayafas berkata: “lebih berguna bagimu, jika satu orang mati untuk bangsa kita dari pada seluruh bangsa kita ini binasa” (ay 50). Bagi Kayafas lebih baik Yesus yang mati dari pada Roma membinasakan mereka. Berarti bagi Kayafas masalah politik lebih penting dari kebenaran. Ternyata niat jahat Kayafas justru menjadi penggenapan nubuatan Allah tentang karya penebusan Yesus. Jadi, benarlah yang dikatakan Yusuf tentang kejahatan kakak-kakaknya: “Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar” (Kejadian 50:20). (HTB/KB/JULI/2020)

Ternyata mujizat luar biasa yang dilakukan Yesus tidak membuat orang lantas bertobat

Powered by: truthengaged

Renungan Kirbat

About this series

Juli 2020
Now playing
MENGAPA MEREKA MENOLAK?
Text: Yohanes 11:45-57
Jum, Jul 31, 2020
Text: Yohanes 11:21-44
Kam, Jul 30, 2020
Text: Yohanes 11:1-20
Rab, Jul 29, 2020
Text: Yohanes 10:22-42
Sel, Jul 28, 2020
Text: Yohanes 10:1-21
Sen, Jul 27, 2020
Text: Yohanes 9:13-41
Min, Jul 26, 2020
Text: Yohanes 9:1-12
Sab, Jul 25, 2020

seko-pemulih

Menjadi Mitra Kami

Menjadi Mitra Kirbat Baru dalam menggenapi panggilan Tuhan untuk menjadi berkat bagi Indonesia.

Tentang Kirbat Baru

Kirbat Baru merupakan pelayanan literatur berupa renungan dan jurnal rohani dwi-bulanan yang dikemas secara tematik untuk memudahkan orang percaya fokus bertumbuh dalam setiap area kehidupan secara progresif. Lembar catatan dan pokok doa menjadikan Kirbat Baru sebagai jurnal rohani untuk orang percaya dalam mengevaluasi perjalanan rohaninya.

kirbatbaru-home