Renungan Hari Ini

1_Timotius 6:11-21
Senin, Juni 21, 2021
Min, Okt 11, 2020

MENGUBAH TATANAN DUNIA

Kisah_Para_Rasul 19:21-40 by Martisto Satyanaraghana
Sekarang kamu sendiri melihat dan mendengar, bagaimana Paulus, bukan saja di Efesus, tetapi juga hampir di seluruh Asia telah membujuk dan menyesatkan banyak orang dengan mengatakan, bahwa apa yang dibuat oleh tangan manusia bukanlah dewa. [ayat 26]
Series:Okt 2020

 

Perjalanan misi Paulus memberitakan Injil yang menyatakan bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan, telah menjungkir balikkan tatanan budaya Asia kecil pada saat itu. Ada banyak orang yang selama ini menyembah dewa dan berhala, sekarang meninggalkan kebiasaan lamanya setelah mereka menjadi percaya dan diselamatkan. Hal ini selaras dengan pesan konsili Yerusalem (KPR 15), yang mengingatkan orang Kristen non-Yahudi agar menjauhkan kebiasaan mereka dari keterlibatan budaya penyembahan berhala. Walaupun hal tersebut menjadi berita sukacita bagi jemaat Kristen mula-mula, namun kondisi itu sebaliknya memberikan dampak negatif bagi beberapa pihak yang merasa dirugikan.

Inilah yang terjadi di kota Efesus, ketika pernyataan Yesus sebagai Tuhan mengubah kehidupan sebagian warga kota Efesus yang sebelumnya penyembah dewi Artemis, sekarang menjadi orang Kristen dan tidak lagi membeli pernak-pernik penyembahan berhala. Hal ini membuat Demetrius, seorang tukang perak kuil dewi Artemis merasa dirugikan karena keuntungan usahanya jauh berkurang. Walaupun Paulus tidak secara langsung menentang dewi Artemis tetapi mewartakan kabar baik tentang Yesus Kristus, namun hal tersebut tetap saja dianggap sebagai ancaman yang merugikan kemakmuran Demetrius. Sehingga ia menggalang kekuatan dengan para pekerja lain untuk menimbulkan kekacauan besar. Anehnya, banyak sekali massa yang berkumpul tanpa tahu sesungguhnya apa alasan mereka semua berkumpul. (ay. 32) Inilah gambaran orang dunia, yang sering kali hanya mengikuti budaya atau kebanyakan orang tanpa memahami alasan sesungguhnya sehingga mudah terprovokasi dan mengikuti jalan orang berdosa.

Hal ini tidak boleh terjadi pada kita sebagai orang Kristen, jangan sampai kita beriman pada Yesus hanya sekedar ikut-ikutan oleh karena orang tua, saudara atau teman kita, tetapi kita harus memiliki pengenalan dan pengalaman pribadi bersama Yesus sebagai Juruselamat dan Tuhan. Sebagaimana Paulus memiliki tujuan yaitu memberitakan Injil Kristus di setiap kota yang ia singgahi, kita pun dipanggil dengan tujuan untuk menjadi saksi Kristus dimanapun kita berada. Sehingga kita juga akan mengubah tatanan dunia sekeliling kita yang penuh dosa, menjadi lingkungan dimana orang berbalik dan menjadi percaya pada Tuhan Yesus Kristus. (MSN/KB/OKT/2020)

Jangan sampai kita beriman pada Yesus hanya sekedar ikut-ikutan,

tetapi kita harus memiliki pengenalan dan pengalaman pribadi bersama Yesus

Powered by: truthengaged

Renungan Kirbat

About this series

Okt 2020
Text: Kisah_Para_Rasul 23:23-35
Rab, Okt 21, 2020
Text: Kisah_Para_Rasul 23:12-22
Sel, Okt 20, 2020
Text: Kisah_Para_Rasul 23:1-11
Sen, Okt 19, 2020
Text: Kisah_Para_Rasul 22:23-30
Min, Okt 18, 2020
Text: Kisah_Para_Rasul 21:37-22:22
Sab, Okt 17, 2020
Text: Kisah_Para_Rasul 21:27-36
Jum, Okt 16, 2020
Text: Kisah_Para_Rasul 21:15-26
Kam, Okt 15, 2020

seko-pemulih

Menjadi Mitra Kami

Menjadi Mitra Kirbat Baru dalam menggenapi panggilan Tuhan untuk menjadi berkat bagi Indonesia.

Tentang Kirbat Baru

Kirbat Baru merupakan pelayanan literatur berupa renungan dan jurnal rohani dwi-bulanan yang dikemas secara tematik untuk memudahkan orang percaya fokus bertumbuh dalam setiap area kehidupan secara progresif. Lembar catatan dan pokok doa menjadikan Kirbat Baru sebagai jurnal rohani untuk orang percaya dalam mengevaluasi perjalanan rohaninya.

kirbatbaru-home