Renungan Hari Ini

Yohanes 15:18-27
Rabu, Agustus 12, 2020
Min, Agu 02, 2020

YESUS RAJA DAMAI

Yohanes 12:12-19 by Pdt. Heru Tri Budiyanto S.PAK
Mereka mengambil daun-daun palem, dan pergi menyongsong Dia sambil berseru-seru: "Hosana! Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan, Raja Israel!" (ayat 13)
Series:Agustus 2020

 

Cerita tentang Yesus yang membangkitkan Lazarus dari kematian telah tersebar luas di masyarakat. Orang-orang Israel biasa menggunakan daun-daun palem di Bait Allah dalam perayaan Pondok Daun. Mereka sudah menyiapkan sebelumnya dari rumah, ketika mereka bertemu dengan Yesus mereka melambai-lambaikan daun-daun palem tersebut. Tindakan ini menjadi sebuah tanda penghormatan kepada seorang Raja pemenang atau untuk menyambut pahlawan perang yang baru kembali dari pertempuran dalam kemenangan.

Orang-orang yang menyambut Yesus berseru-seru: "Hosana! Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan, Raja Israel!" Kalimat ini merupakan kutipan dari Mazmur 118:25-26 yang sangat dikenal oleh orang-orang Yahudi di masa itu karena merupakan Mazmur yang wajib dihafal sejak muda. Sering dinyanyikan di upacara puji-pujian dan pengucapan syukur di Bait Suci serta menjadi bagian penting dalam ritual Paskah.

Dalam perayaan Pondok Daun, para pemuji di Bait Allah akan menyanyikan Mazmur 113-118 setiap pagi, ketika sampai pada Mazmur 118:25 sambil mengatakan “Hosanna” maka semua laki-laki (muda dan dewasa) yang ada di Bait Allah akan melambai-lambaikan lulab (melati yang diikatkan dengan daun palem) sambil menyerukan “hosanna” sebanyak tiga kali. Tindakan ini merupakan sebuah ekspresi dari sukacita atau kemenangan. Ketika mereka menyerukan Mazmur 118:25-26 ini menjadi satu penyambutan kepada Yesus sebagai Mesias.

Tapi kenapa Yesus hanya menunggangi keledai, bukan naik kuda yang gagah sebagaimana layaknya seorang Raja Pemenang? Dia tidak datang menunggangi seekor kuda perang, sesuai dengan harapan orang banyak itu. Dia datang menunggangi seekor keledai menggenapi Zakharia 9:9. Yesus bukanlah raja dunia yang merebut kekuasaannya dengan peperangan, tetapi Dia adalah Raja Damai yang memerintah dengan kelemahlembutan dan keadilan.

Bagaimana gambaran dan harapan Anda tentang Yesus selama ini? Gambaran dan harapan yang salah (tidak sesuai firman Allah) akan membuat kita kecewa sebab Tuhan Yesus melakukan segala sesuatu tujuannya bukan untuk menyenangkan hati kita, tetapi untuk menyenangkan hati Bapa-Nya (menggenapi firman-Nya). Jadi, jangan gagal paham lagi. (HTB/KB/Agust/2020)

 

Yesus melakukan segala sesuatu tujuannya bukan untuk menyenangkan hati kita, tetapi untuk menyenangkan hati Bapa-Nya

Powered by: truthengaged

Renungan Kirbat

About this series

Agustus 2020
Text: Yohanes 15:18-27
Rab, Agu 12, 2020
Text: Yohanes 15:1-17
Sel, Agu 11, 2020
Text: Yohanes 14:15-31
Sen, Agu 10, 2020
Text: Yohanes 14:15-31
Min, Agu 09, 2020
Text: Yohanes 14:1-14
Sab, Agu 08, 2020
Text: Yohanes 13:31-38
Jum, Agu 07, 2020
Text: Yohanes 13:21-30
Kam, Agu 06, 2020

seko-pemulih

Menjadi Mitra Kami

Menjadi Mitra Kirbat Baru dalam menggenapi panggilan Tuhan untuk menjadi berkat bagi Indonesia.

Tentang Kirbat Baru

Kirbat Baru merupakan pelayanan literatur berupa renungan dan jurnal rohani dwi-bulanan yang dikemas secara tematik untuk memudahkan orang percaya fokus bertumbuh dalam setiap area kehidupan secara progresif. Lembar catatan dan pokok doa menjadikan Kirbat Baru sebagai jurnal rohani untuk orang percaya dalam mengevaluasi perjalanan rohaninya.

kirbatbaru-home